Musim hujan telah tiba saatnya kita waspada, karena bencana banjir mulia melanda di ibu
Musim hujanpun menjadi alasan sebagian orang untuk malas beraktifitas, karena dengan alasan dingin, becek atau ribet dan sebagainya. Inginnya hanya berdiam diri, di rumah, santai, minum kopi dan yang lainnya.
Tetapi aktifitas harus tetap dijalankan seperti biasanya, seperti hari ini. Pagi ini ku terbangun dari lelap tidur ku mendengar adzan yang berkemundang, tetapi seakan enggan melihat pagi, karena dari semalam hujan tak kunjung usai. Pagi yang mendung dan berkabut mengawali aktifitas ku hari ini. Seperi biasanya setelah sholat subuh aku membantu pekerjaan rumah, beres-beres, dan sebagainya.
Tepat jam setengah delapan pagi aku berangkat ke sekolah seperti biasanya. Di sekolah aku lihat anak-anak sudah banyak yang hadir dan mereka mulai menyapa ku dengan sebutan “ibu guru”, anak-anak menyambut ku dengan ceria dan aku pun menyambutnya dengan senyum dan tawa ceria pula. Hati ku selalu senang ketika tiba di sekolah.
Masa kanak-kanak memang indah, walaupun tidak semua anak merasakan hal yang sama, andai waktu dapat berputar kembali, aku ingin menjadi anak-anak kembali yang bisa bermain, tertawa, ceria tanpa ada beban yang harus difikirkan.
Tepat pukul delapan, aktifas belajar mulia dilakukan, diawali dengan do’a dan bernyanyi seperti biasanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar